Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 07:37:00【Sehat】168 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(4)
Artikel Terkait
- Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan
- Larangan perdagangan daging anjing, Legislator: Gubernur tepati janji
- Nol kasus, IFSR: Solo catat prestasi terbaik Program MBG di Jateng
- PTSI fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha kecil
- 526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
- Jabar targetkan perluasan pasar lewat West Java Expo 2025
- Jangan abaikan, tubuh beri sejumlah sinyal ketika kekurangan zat besi
- BSI: Pembiayaan yang disalurkan ke UMKM sudah capai Rp52,01 triliun
- BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar
- 1.938 pelajar di pulau penyangga Batam mulai dapat MBG
Resep Populer
Rekomendasi

Mematri gerakan energi lestari dari sekolah berdikari

Mahasiswa USU cipngakan wadah makanan dari limbah sawit dan daun pepaya

SPPG Polsek Palmerah Jakbar uji coba penyajian menu MBG

Perjuangan layanan MBG di Pulau Belakangpadang Batam

Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl

Dokter sebut diet tanpa mengonsumsi karbohidrat itu salah

Kemensetneg himpun masukan terkait pelaksanaan MBG di Manokwari

Pimpinan Komisi X dukung penerapan "school kitchen" dalam MBG